News
Foto Pribadi dan Manipulasi AI: Langkah yang Bisa Diambil Pengguna
Published 7 January 2026
Kasus manipulasi foto menggunakan kecerdasan buatan di media sosial X memicu kekhawatiran pengguna, termasuk di Indonesia. Sebagaimana dilaporkan Reuters, seorang musisi di Rio de Janeiro menemukan fotonya diubah menjadi hampir tanpa busana setelah pengguna lain meminta model AI Grok memproses gambar tersebut tanpa izinnya.
Menanggapi hal itu, Chairman CISSReC Pratama Persadha menjelaskan bahwa tidak ada solusi tunggal yang dapat sepenuhnya membentengi foto dari penyalahgunaan, karena teknologi terus berkembang. Karena itu, perlindungan perlu dilakukan berlapis dan disesuaikan dengan risiko masing-masing pengguna.
Salah satu langkah yang disebutkan adalah penggunaan tanda air atau watermark pada foto yang diunggah. Langkah lain berada pada ranah kebiasaan: membatasi siapa yang dapat melihat dan mengunduh foto, serta mengurangi informasi yang melekat pada berkas gambar.
Pesan utamanya bukan menakuti pengguna, melainkan mendorong kewaspadaan: unggahan publik berpotensi diproses ulang oleh alat yang makin mudah diakses. Kesadaran itu perlu disertai kesiapan melaporkan dan menuntut penanganan ketika penyalahgunaan terjadi.
