Skip to content
CISSReC — Lembaga Riset Siber Indonesia

News

Data 4,6 Juta Warga Jabar: Pemprov Diminta Tidak Buru-buru Membantah

Published 31 July 2025

Data 4,6 Juta Warga Jabar: Pemprov Diminta Tidak Buru-buru Membantah
Foto: Bloomberg Technoz — source

Dugaan kebocoran data milik warga Jawa Barat sebanyak 4,6 juta menjadi sorotan setelah Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan tidak ada yang perlu dievaluasi karena tidak ada sistem yang dibobol.

Pakar keamanan siber Pratama Persadha menilai pernyataan itu patut mendapat perhatian dan kajian kritis. Menurutnya, simpulan bahwa tidak terjadi kebocoran seharusnya diambil setelah pemeriksaan teknis, bukan sebelum proses verifikasi dijalankan.

Dalam kasus dugaan kebocoran, tiga hal perlu diperiksa: keaslian sampel data yang dijual, kesesuaian strukturnya dengan basis data instansi, dan jejak akses pada sistem. Tanpa ketiganya, bantahan maupun pengakuan sama-sama belum berdasar.

Bagi CISSReC, sikap yang benar adalah transparan: mengumumkan proses pemeriksaan, melibatkan pihak independen, dan memberi tahu warga bila terbukti ada data yang keluar.

Archived from the previous cissrec.org site. Original metadata (author, sources) is being completed by the editorial team.

Original URL:

Related

← All news