Langsung ke isi
CISSReC — Lembaga Riset Siber Indonesia

Publikasi · reports

Obat Terlarang di Era Digital : Intelijen Informasi sebagai Kunci Deteksi

Diterbitkan 20 Oktober 2025

Di zaman di mana segala sesuatu terhubung melalui teknologi digital, kita melihat banyak kemajuan yang memudahkan kehidupan sehari-hari. Namun, kemajuan ini juga membawa tantangan baru dan serius, salah satunya adalah penyebaran obat-obatan terlarang yang semakin marak dengan memanfaatkan jaringan digital. Buku ini, "Obat Terlarang di Era Digital: Intelijen Informasi sebagai Kunci Deteksi", menawarkan pandangan mendalam dan informatif mengenai fenomena yang semakin mengkhawatirkan ini. Penulisan buku ini didorong oleh urgensi untuk lebih memahami dinamika peredaran obat terlarang di ranah digital dan bagaimana intelijen informasi dapat berperan sebagai alat strategis dalam mendeteksi serta menanggulangi ancaman tersebut. Era digital tidak hanya mengubah pola konsumsi informasi masyarakat tetapi juga cara obat-obatan ilegal diedarkan. Kemudahan akses internet dan anonimitas yang diberikannya membuat kegiatan ilegal ini sulit untuk dilacak tanpa kerangka kerja dan teknologi yang canggih.



Keterangan Buku :

Tebal : 320 Halaman

Ukuran Buku : 17,5 x 25 cm

ISBN : Masih Dalam Proses

 

Penulis: Heri Kuswanto, S.Farm., Apt., Dr. Pratama Persadha, Prof. Dr-Ing. Ir. Suhardi, M.T.

Silahkan hubungan admin melalui email untuk mendapatkan buku ini.

Diarsipkan dari situs cissrec.org sebelumnya. Metadata asli (penulis, sumber) sedang dilengkapi tim redaksi.

URL asli: https://www.cissrec.org/publications/detail/328/Obat-Terlarang-di-Era-Digital-Intelijen-Informasi-sebagai-Kunci-Deteksi.html

Terkait

← Semua publikasi