Berita
World ID dan Worldcoin: Kekhawatiran Data Biometrik Warga
Diterbitkan 5 Mei 2025

Kementerian Komunikasi dan Digital membekukan izin layanan verifikasi biometrik World ID dan Worldcoin di Indonesia. Kantor operasional layanan tersebut di sejumlah daerah, termasuk Bekasi dan Jakarta, sempat viral karena setiap hari mengundang antrean warga yang ingin menukarkan data biometrik dengan token yang dapat ditukar menjadi uang.
Tools for Humanity selaku perusahaan di balik World menyatakan layanan verifikasi biometrik dihentikan sementara dan akan berkoordinasi dengan Komdigi untuk mendalami perizinan.
Praktisi keamanan siber Pratama Persadha menyoroti sejumlah persoalan mendasar: data biometrik bersifat permanen dan tidak dapat diganti seperti kata sandi, sehingga risikonya berbeda dari data pribadi biasa. Persetujuan warga juga perlu dinilai dalam konteks insentif ekonomi, bukan semata pilihan bebas.
CISSReC menilai persoalan intinya bukan pada teknologi verifikasi, melainkan pada kejelasan tujuan pemrosesan, masa simpan, siapa yang mengendalikan data, serta mekanisme pengawasan yang dapat diaudit.



