Berita
SMS Spam Pinjol Bermula dari Data Pribadi yang Bocor
Diterbitkan 4 Maret 2025

Masyarakat mengeluhkan SMS spam berisi iklan pinjaman online dari nomor tak dikenal, kadang berkali-kali dalam sehari. Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC Pratama Persadha mengonfirmasi bahwa fenomena itu memang semakin marak.
“Sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat,” katanya kepada Kompas.com, Sabtu (1/3/2025).
Menurutnya, fenomena ini terjadi karena beberapa faktor utama, salah satunya penyalahgunaan data pribadi. Nomor telepon dapat diperoleh secara ilegal melalui kebocoran data, baik dari aplikasi yang sistem keamanannya lemah maupun dari pihak yang menjual data pengguna kepada pengiklan ilegal.
Nomor juga bisa bocor saat pengguna mengisi formulir daring maupun luring, karena penyelenggara formulir atau survei kerap menyertakan nomor tersebut dalam basis data yang kemudian berpindah tangan. Karena itu, CISSReC menyarankan penggunaan nomor terpisah untuk pendaftaran layanan, pemblokiran pengirim, dan pelaporan ke operator.



