Langsung ke isi
CISSReC — Lembaga Riset Siber Indonesia

Berita

Data Facebook Bocor, Bagaimana WhatsApp dan Instagram?

Diterbitkan 12 April 2018

Data Facebook Bocor, Bagaimana WhatsApp dan Instagram?

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah diminta mempertanyakan sejauh mana keamanan dan jaminan privasi platform lain yang berada dalam naungan Facebook, misalnya WhatsApp dan Instagram. Hal ini menyusul kontroversi penyalahgunaan data pengguna platform media sosial tersebut.

Chairman lembaga riset keamanan siber Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha, menyebut Facebook memiliki kemampuan cukup dalam untuk mengintip data penggunanya. Bahkan Facebook juga dapat melihat kontak telepon dan percakapan pada FB Messenger.

Menurutnya, ada indikasi hal yang sama dapat terjadi di platform lain yang merupakan anak-anak Facebook. Hal ini amat berisiko mengingat produk-produk Facebook digunakan secara masif oleh masyarakat Indonesia.

“Ini kan membuat publik mempertanyakan jaminan keamanan data mereka,” katanya melalui pesan singkat, Rabu, 11 April 2018.

Dia mengatakan isu keamanan data sebetulnya telah lama dikritisi dan sekarang adalah saat yang tepat bagi pemerintah untuk bersikap tegas. Pemerintah juga dapat menggunakan momentum ini untuk mendesak Facebook membuka server di Tanah Air karena ini sangat erat dengan keamanan data pengguna.

“Membangun server di Tanah Air adalah kewajiban bagi perusahaan teknologi besar, seperti Facebook dan Google. Apalagi mereka memanen begitu banyak data dari masyarakat,” ujarnya.

Jika server ada di Indonesia, pemerintah akan lebih mudah bertindak apabila sewaktu-waktu terjadi pelanggaran. Keamanan data pengguna juga setidaknya lebih aman karena terkumpul di dalam negeri.

Diarsipkan dari situs cissrec.org sebelumnya. Metadata asli (penulis, sumber) sedang dilengkapi tim redaksi.

URL asli: https://www.cissrec.org/news/detail/537/Data-Facebook-Bocor-Bagaimana-WhatsApp-dan-Instagram.html

Terkait

← Semua berita